Responsive image

Sosialisasi KOIN di Medan Bersama KADIN SUMUT dan AHINDO

Sesuai dengan salah satu tujuan KOIN (Toko Indonesia) untuk dapat memajukan toko-toko konvensional melalui digitalisasi konsep toko kelontong atau warung secara nasional, KOIN (Toko Indonesia) memulai langkah pertamanya di  luar pulau Jawa yaitu Medan, Sumatera Utara. Melalui acara pelatihan bertema “Pelatihan Sistem Modern Untuk Pemilik Warung, UKM & IKM” pada tanggal 18 Februari 2019 di Gedung Serbaguna PDAM Medan, KOIN (Toko Indonesia) mengambil peranan sebagai sistem retail digital yang dapat menjadi mitra dalam kemajuan pelaku usaha.  Acara ini diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (KADINSU) bekerjasama dengan KOIN (Toko Indonesia) dan Asosiasi Home Industry Indonesia (AHINDO) Sumatera Utara.

 

Acara pelatihan ini menghadirkan CEO KOIN (Toko Indonesia) yaitu ibu Devi Erna Rachmawati sebagai pembicara dan dihadiri langsung oleh bapak Mohd. Zaed bin Ramli selaku Direktur PT. Envy Technologies Indonesia yang juga merupakan Advisor KOIN (Toko Indonesia). Ibu Devi Erna Rachmawati menjabarkan pentingnya melakukan transformasi konsep bagi pelaku usaha di era digital dan beliau memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dengan mensosialisasikan sistem aplikasi KOIN (Toko Indonesia). Acara dibuka oleh sambutan bapak Khairul Mahalli yang merupakan Ketua KADIN Sumatra Utara dan Dewan Pengurus Pusat AHINDO Sumatera Utara. Acara ini digelar untuk dapat memberikan pelatihan kepada pemilik warung, penggiat usaha kecil dan menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM), lebih dari 100 peserta antusias datang ke pelatihan ini.

 

Pengenalan KOIN (Toko Indonesia) disambut positif oleh para peserta pelatihan. Melihat kondisi toko kelontong atau warung yang semakin lama ditinggalkan konsumen karena beberapa faktor, seperti: harganya tidak kompetitif (karena rantai distribusi yang panjang), produk tidak lengkap, serta kurang mendukung kenyamanan konsumen (penataan produk di warung/toko yang tidak menarik). Untuk itu dibutuhkan upaya untuk mengantisipasi datangnya era digital, sehingga warung-warung tradisional tidak tenggelam seiring dengan perkembangan zaman dan persaingan global.  Selain itu bagi umkm dengan adanya e-commerce akan membuat biaya logistik menjadi lebih efisien.

 

Aplikasi KOIN dapat memudahkan mereka dalam pembelian bahan jualan dan membantu memasarkan produk mereka dengan mudah karena dapat dilakukan dimana saja dan waktu yang leluasa namun dapat dijangkau konsumen dimanapun berada. Hanya dengan memiliki

 

 

 

smartphone dan seluruh rangkaian penjualan akan ditangani langsung oleh KOIN, dari rangkaian pemesanan barang sampai proses pengantaran barang.

 

Untuk itu melalui aplikasi KO-IN diharapkan membawa perubahan dengan memberikan social impact dan menaikkan value toko tradisional untuk memudahkan konsumen berbelanja di warung terdekat “Back to Warung Movement”.

KADIN Sumatera Utara menyambut positif kehadiran aplikasi KOIN, karena dapat mewadahi salah satu misi dari KADIN Sumatera Utara yaitu membina dan mengembangkan produk pelaku usaha terutama UMKM. Pelaku usaha UMKM ini merupakan sasaran yang tepat sebagai mitra KOIN (Toko Indonesia). Diharapkan melalui pelatihan ini dapat menumbuhkan pola berdagang sesuai pangsa pasar, lengkap, terjangkau, mudah serta berkah, juga dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha terutama para pemilik warung kelontong yang berkeadilan dan bermartabat.

18 Feb 2019

Kembali